Selasa, 01 Maret 2016

senja;

Perlahan aku mengangkat tatapku
dan membuka mata
Menatap indahnya Jakarta kala sore
Lalu cahaya matahari perlahan menghilang dari pandanganku, 

senja.

Aku suka senja, 
aku suka caranya menjemput malam. 
Dia menghadirkan keindahan dalam bentuk matahari tenggelam.

Aku suka senja, 
dengan warna-warni kehitaman, 
mendatangkan pilunya malam, 
kesendirian dalam kelam.


Aku suka senja, 
ia membawaku ke dimensi kegelapan, 
pekat dengan datangnya malam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar