Jumat, 18 Maret 2016

Bulan, Langit, Malam

Malam itu bulan sedang terluka
Langit malam sedang berduka
Seorang anak manusia sedang menderita
Punya kawan tidak, sepi tanpa bahu untuk menopang dan cinta untuk bersua

Malam itu bulan sedang terluka
Langit malam sedang berduka
Para jangkrik dan kunang malam sedang menghibur
Seorang anak manusia yang menderita

Malam itu bulan sedang terluka
Langit malam sedang berduka
Cerita, curahan, dan doa naik ke angkasa
Seiring nyanyian pilu terdengar dari seorang anak manusia yang menderita

Malam itu bulan sedang terluka
Langit malam sedang berduka
Seorang anak manusia ingin memusnahkan jarak
Untuk memeluk bulan lebih dalam

Malam itu bulan sedang terluka
Langit malam sedang berduka
Tetes air mata yang keluar dari seorang anak manusia
Membuat angkasa menderukan hujan yang pilu, buat kelu

Malam itu bulan tidak lagi terluka
Langit malam jadi bersuka
Karena anak manusia tidak lagi ada
Sudah bersama bulan, bintang, dan langit di angkasa sana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar